Mendapatkan Perut Bebas Lemak

Perut berlemak (Seperti yang saya alami) memang sangat mengganggu sekali karena membuat kita kurang PD. untuk anda yang ingin mengurangi lemak di bagian perut tidak perlu diet ketat yang menyiksa, hanya perlu beberapa tips yang sangat mudah kita lakukan. namun dalam praktiknya kita juga harus rajin, teratur. perlahan tapi pasti, nah penasaran dengan tips – tips nya. yuk kita lihat

1. Kunyah Makanan Perlahan. Kebiasaan makan dengan cepat, ternyata dapat membuat tubuh semakin gemuk. Rasa kenyang baru terasa setelh 25-20 menit usai kunyahan awal, terjadi setelah lambung memproses makanan dalam perut. Setelah kerja lambung mulai menurun, rasa kenyang mulai terasa. Karena itu, cobalah mengunyah makanan lebih lama. Dengan begitu, suapan demi suapan tidak terlalu cepat mampir ke mulut Anda.

2. Kurangi Porsi Nasi. Tampaknya satu porsi nasi di piring tidak selalu cukup untuk Anda. Untuk menanggulangi kebiasaan ini, mulailah mengurangi porsi nasi di meja makan. Sebaliknya, porsi sayuran diperbanyak. Jadi, jika Anda masih lapar, tapi nasi sudah habis, pilihannya tinggal 2: berhenti makan atau menyantap saturan.

3. Jalan Kaki 30 Menit. Jika ingin perut buncit ‘mengempis’, jangan cepat bosan berolahraga. Tapi, mengapa lemak di perut tidak cepat ‘menyusut’, meski sudah rutin berolah raga? Karena lemak paling banyak menumpuk di bagian perut,maka kapasitas lemak yang perlu dibakar pun lebih besar. Otomatis,  agar kembali ramping, membutuhkan waktu yang lebih lama. Jadi, wajar dong, bila bagian lengan Anda terlihat mengecil terlebih dahulu dibandingkan perut. Jenis olah raga yang efektif merampingkan perut adalah berjalan kaki atau jogging. Lakukan 30 menit sehari, sebanyak 2-3 kali.

4. Jangan Langsung Tidur Sehabis Makan. Usahakan tidak langsung tisur selepas makan. Sebab, sewaktu tidur, tubuh menjadi sangat rileks, sehingga gerakan usus sangat lambat. Karena tidak ada kalori yang terbuang, maka lemak yang masuk bisa langsung menumpuk dalam tubuh. Akibatnya, terjadi kegemukan. Agar proses pencernaan lancar, jadi harus ada jeda antara waktu setelah makan dan tidur. Setidaknya minimal 30 menit. Lakukan aktivitas lain, misalnya mencuci piring atau menonton televise.

5. Makan Salad. Potong wortel, seledri, zucchini atau sayuran lainnya untuk dikudap menjadi salad. Langkah ini dapat membuat Anda mengeluarkan usaha lebih untuk mengunyah potongan-potongan seluruh jenis sayuran berukuran besar itu. Sehingga Anda akan lebih banyak mengunyah, dan makan lebih sedikit saat menyantap manu utama.

6. Minum Teh Hijau Sebelum Beraktifitas. Kafein yang terkandung dalam teh membebaskan asam lemak, sehingga dapat membantu Anda lebih mudah membakar lemak. Polyphenol (antioksidan senyawa) yang terdapat pada teh hijau dapat bekerja efektif bersama kafein yang membakar kalori.

7. Ganti Mentega dengan Minyak Zaitun. Langkah ini lebih sehat dan dapat membantu Anda makan lebih sedikit. Penelitian terbaru membuktikan, bahwa dengan menambahkan munyak zaitu dalam makanan yang disantap, dapat menurunkan sedikitnya 52 kalori, daripada mereka yang menggunakan mentega.

sumber : http://tipsanda.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s